Bukan Ronaldo, Inilah Inspirator         Kemenangan Portugal Versi Santos



Bola.net - Cristiano Ronaldo boleh mencetak dua gol dalam kemenangan Portugal atas Latvia. Namun menurut pelatih Portugal, Fernando Santos, justru Ricardo Quaresma yang menjadi inspirasi kemenangan itu.

Portugal memang mampu tampil dominan saat melawan Latvia di lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018, Senin (14/11) dini hari tadi. Namun Seleccao justru kesulitan membongkar pertahanan lawan dan hanya unggul 1-0 lewat penalti Ronaldo.

Bahkan Latvia sempat menyamakan kedudukan Arturs Zjuzins. Beruntung Portugal bangkit dan mencetak tiga gol tambahan melalui William Carvalho, Ronaldo dan Bruno Alves. Dan salah satu pemain yang mendapat pujian besar adalah Quaresma yang masuk sebagai pemain pengganti pada laga tersebut.

"Kami membuat sesuatunya mejadi rumit di babak pertama karena tak cukup intens. Dalam hal penguasaan bola kami bagus, tapi kami kurang cepat dalam permainan kami," ujar Santos kepada A Bola.

"Saat jeda, saya bicara kepada para pemain dan kami bisa bermain lebih baik, kami membuat banyak peluang, bermain sedikit lebih cepat, tapi kami kebobolan gol. Namun, tim langsung bereaksi dengan baik dan mendapat gol," sambungnya.

"Masuknya Quaresma berjalan sangat baik, karena ketika kami pikir pertandingan ini mudah, maka kami menyulitkan diri sendiri. Untungnya, gol William datang dengan cukup cepat dan setelahnya kami bisa mencetak gol lagi. Harusnya kami bermain dengan intensitas sama sepanjang pertandingan," tandasnya.(tdm/dzi)

                                

                                    


      Prediksi Inggris vs Spanyol 16                            November 2016




Bola.net - Italia akan menjamu Jerman dalam partai uji coba di San Siro, Rabu (16/11). Di atas kertas, ini adalah laga persahabatan. Namun, di atas lapangan, tak ada tajuk persahabatan antara Italia dan Jerman.

"Melawan Jerman tak pernah ada yang namanya persahabatan. Tak ada duel lain yang lebih baik daripada ini. Setiap kali kami melawan Jerman, yang tersaji adalah pertarungan sengit dan spektakuler," kata staf kepelatihan Italia, Gabriele Oriali.

"Di atas kertas, ini memang persahabatan. Namun, kita semua tahu kalau ini bukan sekadar persahabatan."

Duel Italia vs Jerman selalu sengit dan spektakuler., baik di turnamen resmi maupun uji coba. Duel kali ini pun tidak bakal jauh berbeda. Pasalnya, kedua tim sama-sama sedang panas menyusul kemenangan meyakinkan mereka di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA.

Jerman baru saja membantai tuan rumah San Marino 8-0. Pasukan Joachim Loew menang telak lewat hattrick Serge Gnabry, brace Jonas Hector, serta satu gol Sami Khedira dan Kevin Volland, juga satu own goal pemain lawan. Kemenangan itu membuat Jerman mantap memimpin klasemen sementara Grup C dengan 12 poin dari empat pertandingan, unggul lima poin atas Irlandia Utara.

Sementara itu, Italia menang 4-0 di kandang Liechtenstein lewat dua gol Andrea Belotti serta masing-masing satu gol dari Ciro Immobile dan Antonio Candreva. Dengan kemenangan itu, pasukan Giampiero Ventura kini memiliki 10 poin, hanya kalah selisih gol dari Spanyol di posisi teratas.

Melawan Liechtenstein, Italia turun dengan formasi baru 4-2-4. Namun, melawan Jerman, Ventura kabarnya akan kembali ke skema tiga pemain bertahan. Ventura mencoba dua macam formasi dalam persiapan untuk menghadapi Jerman, yakni 3-5-2 dan 3-4-3. Skema 3-5-2 yang diprediksi akan dipakainya.

Karena main di San Siro, ada kabar bahwa kiper Gianluigi Donnarumma lah yang akan dipercaya jadi starter dan diberi kesempatan untuk unjuk kebolehan di 'rumahnya'. Dengan kata lain, kapten Gianluigi Buffon bakal jadi cadangan. Namun, itu semua tetap tergantung pada keputusan akhir Ventura.

Yang jelas, siapapun yang diturunkan, baik di kubu Italia maupun Jerman, dengan kualitas skuat yang sama hebat, duel ini bakal menjadi lebih dari sekadar persahabatan biasa.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Italia (3-5-2): Donnarumma; Bonucci, Romagnoli, Darmian; Antonelli, Parolo, Verratti, Bonaventura, Candreva; Belotti, Immobile.
Jerman (4-2-3-1): Ter Stegen; Kimmich, Mustafi, Hummels, Howedes; Goretzka, Gundogan; Muller, Meyer, Gotze; Volland.